Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-03 07:19:49【Tempat Makan】139 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(488)
Artikel Terkait
- BGN beri bimbingan teknis kepada penjamah makanan di Lampung
- Pembuat film "Pengin Hijrah" dipuji promosikan wisata Uzbekistan
- Perjanjian Australia–PNG buka peluang kerja sama dengan Indonesia
- Wamenaker sebut Magang Nasional sarana siapkan tenaga kerja terampil
- Misi dagang sektor rempah bukukan transaksi Rp239,4 miliar di Belanda
- Luhut minta BGN perbaiki serapan anggaran dan bangun ekosistem MBG
- FAO serukan aksi kolektif penyediaan pangan sehat bagi masyarakat RI
- Hari Pangan Sedunia: Ini tema dan acara Forum Pangan Dunia tahun 2025
- Raffi Ahmad apresiasi transformasi lapas di Nusakambangan
- Kemendag dan BPKH sinergi dorong ekspor produk Indonesia ke Arab Saudi
Resep Populer
Rekomendasi

BI Jatim: Penguatan investasi manufaktur kunci pertumbuhan ekonomi

Pemkot Palu: Penerapan standar MBG solusi hindari keracunan makanan

IFSR catat 411 daerah raih predikat nol insiden MBG

Promo SPayLater bayar QRIS, nikmati diskon hemat Serba Seribu

SPPG Polda Maluku kawal mutu dan ketepatan distribusi MBG ke sekolah

Promo SPayLater bayar QRIS, nikmati diskon hemat Serba Seribu

Ide kegiatan seru & bermakna untuk merayakan Hari Pangan Sedunia 2025

Penyebab produk pangan terpapar radioaktif & dampaknya bagi kesehatan